Agustus 17, 2022 oleh Tim Editorial Rasa cinta tanah air harus dipupuk sejak dini. Sikap nasionalisme yang kuat akan membuat negara dan bangsa menjadi kuat. Sikap cinta tanah air tersebut saat ini tidak lagi berperang memanggul senjata seperti yang terjadi sebelum masa kemerdekaan.
Namun persatuan dan kesatuan harus tetap dijunjung. Hal ini karena kita satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Untuk mengetahui berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia, perhatikan tabel berikut ini. Suku Bangsa di Indonesia Berdasarkan Provinsi. 1. Nanggroe Aceh Darussalam : Aceh, Gayo, Tamiang, Alas, dan Simeulue 2.
UsahaUsaha Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa Yang Dilakukan Oleh Pemerintah Dan Masyarakat Upaya-Upaya dalam Mempertahankan Keutuhan NKRI Disisi lain, setiap warga negara juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk mempertahankan keamanan dan pertahanan NKRI dari ancaman baik dari dalam maupun luar Indonesia seusai dengan UUD 1945
Nahtanpa berlama-lama lagi, berikut ini ialah sejumlah kata-kata bijak dari para pahlawan bangsa demi mencapai persatuan dan kesatuan bangsa, mulai dari: #1 Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri. - Mohammad Yamin.
Pantun tentang Hari Kesaktian Pancasila ini mengajak para pemuda dan kita semua untuk mewujudkan Indonesia tangguh berlandaskan Pancasila. Satu Oktober telah tiba, yang berarti bahwa kita harus melek dan segera menjemput momentum persatuan dan kesatuan bangsa.
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Jika Anda belajar sejarah perjuangan bangsa Indonesia, tentu Anda sudah tahu bahwa setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Tepat di tanggal 28 Oktober 1928, saat diadakannya Kongres Pemuda Kedua, perwakilan pemuda-pemudi di wilayah Nusantara telah mengikrarkan janji dan sumpahnya untuk bersatu mewujudkan lahirnya negara Indonesia yang merdeka. Mereka menyatakan kesetiaan dan ketegasan cita-citanya akan “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia, dan “bahasa Indonesia”.Semangat pemuda-pemudi di kala itu terus melecutkan semangat perjuangan untuk mewujudkan Indonesia merdeka, meski dengan berkorban harta hingga nyawa. Nah, untuk memperingati dan memaknai nilai sakral dari sumpah tersebut, tiada salahnya kita berpantun tentang Sumpah Pemuda dengan harapan dapat mewujudkan rasa nasionalisme yang kuat terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai Pantun Hari Sumpah Pemuda1. Penjahat cyber hobinya marah Ditangkap tentara tiada jera 28 Oktober hari bersejarah Tekad pemuda yang Berangkat sendiri membawa kuda Kuda melompat sangat ceria Selamat Hari Sumpah Pemuda Tetap semangat dalam Masak nasi sama pepeda Nasinya lenyap dimakan angsa Selamat Hari Sumpah Pemuda Tetap semangat membangun Hama diusir dengan pestisida Hilang ngengat dan juga kera Selamat Hari Sumpah Pemuda Tetap semangat bela Berangkat pergi ke Samarinda Lihat padi di kala senja Selamat Hari Sumpah Pemuda Muda-mudi tak boleh Bawa sepeda ke rumah bupati Sepeda kecil mengangkut peti Sumpah Pemuda kita peringati Tanah air dijaga sepenuh Sarapan roti terasa beda Roti tawar dibungkus kasa Selamat Hari Sumpah Pemuda Satu nusa satu Kapal feri tiada nahkoda Pasang layar menuju Minahasa Selamat Hari Sumpah Pemuda Satu nusa satu Dengarkan musik indah bernada Pohon akasia di Surabaya Selamat Hari Sumpah Pemuda Moga Indonesia selalu Bawa roda ke pelabuhan Ratu Awan gelap namanya mendung Jika pemuda sudah bersatu Negara kuat tidak Pasang tenda dengan Pak Putu Tenda lusuh terinjak sepatu Jika pemuda sudah bersatu Musuh-musuh kan mati Tanam padi di Kalimutu Di bawah pohon terlihat hantu Muda-mudi harus bersatu Jangan bengong seperti Suporter bola terlihat ricuh Bola rusak karena disentuh Jika pemuda acuh tak acuh Bisa-bisa negara Tanam keladi sama adinda Lalu dijual ke kota Florida Muda-mudi menjadi garda Itulah makna Sumpah Adik menari di kantor Pemda Tarian unik tentang legenda Mari maknai Sumpah Pemuda Jaga negeri tanah Kue donat diisi cokelat Taruh di wadah bersekat-sekat Sumpah Pemuda jadi pengikat Agar nasionalisme makin Papan fiber berwarna merah Baju putih tidak berkerah 28 Oktober hari bersejarah Muda-mudi tak boleh Makan pepeda ditambah ikan Naik pesawat bersama tuan Sumpah pemuda diikrarkan Mari rawat bahasa Ada berita sangat rahasia Jangan pernah Anda sebarkan Kalau cinta sama Indonesia Pancasila kita Lupa ingatan disebut amnesia Obat dibeli sudah kadaluwarsa Tetaplah utuh Republik Indonesia Muda-mudi menyatukan Bapak nelayan membawa jala Jaring dibuka siap ditebar Pancasila kan tetap menyala Merah putih kan terus Tanam benih benalu digilas Pisau tajam dibawa ke rawa Tetap rajin, tak pernah malas Indonesia dijaga segenap Bunga kamboja di atas sepeda Berwarna putih tiada daunnya Indonesia selalu di dada Takkan terganti Meja kaca di atas bangku Buah pepaya diberi keju Tetap semangat pemudaku Moga jaya dan makin Batu alam, batu kuarsa Dibuat tugu pasang bendera Satu nusa satu bangsa Pemuda bersatu bangun Ayam kukus dicampur kecap Setelah masak langsung disantap Setiap hari doa kuucap Moga nusantara semakin Kunjung ke rumah para lansia Naik pesawat main biola Untuk pemuda Indonesia Mari merawat Tuan Balawan pergi ke kelas Untuk ingatkan siswa yang malas Jasa pahlawan wajib dibalas Bangun negara secara Ke pulau Serangan bawa sepeda Naik sampan dan mobil sedan Nilai perjuangan Sumpah Pemuda Harus jadikan sebagai Tukang patri menangkap kera Kera diumpan sebagai mangsa Putra-putri pembela negara Jadi pahlawan kusuma baca juga kumpulan pantun terbaik lainnya berikut iniPantun Gombal Bikin BaperKumpulan Pantun BerantaiPantun Ikan Hiu GombalPantun Jatuh CintaContoh Pantun KarminaPantun Buka PuasaPantun Buah DurianPantun Pembuka PresentasiPantun Bulan OktoberPantun Lima Bait
– Pantun adalah satu dari sekian jenis puisi lama, yang memiliki sejumlah bait dan baris. Pantun sendiri istilahnya berasal dari bahasa Minangkabau, yaitu patuntun yang dapat diartikan sebagai “penuntun”. Umumnya, dalam sebuah pantun, terdapat empat larik baris, dimana pada setiap baris tersebut terdiri dari 8 hingga 12 suku kata, dan akhirannya selalu memiliki pola dan bunyi yang sama, a-b-a-b dan a-a-a-a tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a. Sejak dulu, pantun dianggap sebagai salah satu titik budaya yang menempati posisi penting dalam kehidupan manusia, terutama diantara masyarakat Melayu. Pantun biasanya digunakan dalam setiap kesempatan apapun, misalnya dalam permainan kanak-kanak, ketika akan mengungkapkan cinta, saat melakukan acara lamaran dan pernikahan, dalam lagu dan nyanyian, serta dalam hajatan apapun. Singkatnya, pantun selalu menghiasi setiap tahap kehidupan yang terjadi pada masyarakat Melayu. Jika ditelusuri kembali awal mulanya, pantun sebenarnya merupakan sastra berbentuk lisan, akan tetapi sekarang ini orang-orang banyak menjumpai bentuk pantun yang telah ditulis. Di dalam pantun, terdapat dua bagian yang biasanya tidak saling berhubungan namun tetap terikat, yaitu sampiran dan isi. Namun yang manakah bagian isi dan yang mana bagian sampiran? Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pantun terdiri dari empat baris, pada dua baris pertama, itulah yang disebut Sampiran. Sedangkan dua baris selanjutnya adalah isi dari pantun. Sampiran biasanya banyak dikaitkan dengan hal-hal tentang alam, sedangkan isi pantun merupakan bagian yang menjelaskan atau menegaskan maksud dari pantun tersebut. Untuk lebih jelasnya, akan diberikan beberapa contoh pantun tentang persatuan, seperti berikut ini Pantun 1 Jalan-jalan ke kota Batu Pulangnya beli buah kiwi Mari kita saling membantu Menjaga alam bumi pertiwi Pantun diatas merupakan salah satu contoh pantun persatuan yang menggunakan bunyi a-b-a-b. Baris pertama dan kedua dari pantun tersebut adalah sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi dari pantun yang menegaskan bahwa dalam kehidupan setiap orang harus saling membantu satu sama lain, bersatu guna menjaga kedamaian dan keindahan bumi pertiwi. Pantun 2 Sia-sia tenggelam dalam duka Duduk dipintu jangan dipaksa Penduduk nya beribu suku bangsa Indonesia ber-Bhinneka Tunggal Ika Pantun kedua memiliki pola akhiran a-a-a-a. Maksud dari pantun tersebut menegaskan bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki begitu banyak budaya, ras, agama, suku bangsa, dan lain sebagainya. Namun dibalik berbagai perbedaan itu, negara kita tetap merupakan satu kesatuan yang juga disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia dan ber-Bhinneka Tunggal Ika . Pantun 3 Buah naga buah semangka Dimakan tinggalah cangkang Meski dalam suka dan duka Persatuan jangan hilang Sama halnya dengan pantun pertama, pantun ketiga ini juga menggunakan pola a-b-a-b. Pada baris sampiran, pantun menggambarkan tentang buah-buahan yang mana ketika daging buahnya habis, maka yang tersisa tinggalah kulit. Pada baris isi, dijelaskan tentang bagaimana seseorang seharusnya senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan meskipun berada dalam situasi apapun. Sedih, suka dan duka bukanlah sebuah penghalang untuk bangkit bersama mewujudkan suatu kesatuan bangsa. Pantun 4 Biarkanlah umpan dimangsa Hawa dingin masuk kebaju Janganlah kita suka memaksa Bila ingin negara maju Pantun 5 Aisyah menenun sambil puasa Kemana dibawa kain basah Janganlah persatuan ini binasa Karena ego bangsa kita terpecah Secara garis besar, pantun ke-4 dan ke-5 tidak memiliki banyak perbedaan. Ketiganya menggunakan bunyi akhiran yang sama, yaitu a-b-a-b. Selain itu, maksud dan tujuan yang ingin disampaikan dalam pantun juga tidak berbeda, yaitu bagaimana setiap orang sebaiknya membuang sikap egois, paksaan, dan segala hal negatif lainnya guna membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Menghindarkan bumi pertiwi dari segala bentuk perpecahan yang dapat membinasakan. Persatuan merupakan satu hal yang telah diperjuangkan bangsa Indonesia sejak dulu. Mengekspresikannya melalui sebuah pantun tidak hanya akan menjaga dan memelihara budaya seni Indonesia, namun juga mampu menjadi alat untuk melatih alur berpikir seseorang. Pantun mengajarkan kita untuk menelaah makna sebelum menuturkan kata, melatih kita berpikir cepat dengan memainkan berbagai rangkaian kata yang menarik. Bahkan hingga saat ini, remaja atau pemuda yang pandai melanturkan pantun, biasanya akan lebih dihargai oleh banyak orang. Artikel ini dikunjungi dengan topik . Baca juga artikel menarik lainnya .
KUMPULAN PANTUN BERTEMA PERSATUAN DAN KESATUAN Buah manggis buah duku Getahnya banyak rasa madu Alangkah indah indonesiaku Rakyatnya bersatu padu Burung merpati burung dara Terbang menuju angkasa luas Hati siapa tak gembira Sekarang bangsaku bebas Rumah indah tak berpenghuni Redup baterai jangan ditinggalkan Betapa indahnya negara ini Hidup damai dalam persatuan Godaan datang satu persatu Batu terbawa ke pedalaman Cobaab membuat negeri bersatu Bersatu dalam pembangunan Buah naga buah semangka Dimakan tinggalah cangkang Meski dalam suka dan duka Persatuan jangan hilang Batu sungai jangan dibelah Dari hulu banyak buaya Takkan ada kata berpisah Bersatu Indonesia jaya Sumber
Cinta tanah air menumbuhkan rasa nasionalisme. Sehingga melahirkan bela ke pantai Kuta,Santai-santai di hari Selasa. Indah negeriku yang tercintaKan kubela sepanjang indah Kota Mataram,Duduk manis hingga ke senja. Negeriku aman dan tentram,Rakyatnya makmur hulu menuju hilir,Naik rakit mencari bata. Di sinilah aku lahir,Disini pula menutup tiga bait contoh pantun cinta tanah air. Kecintaan terhadap tanah air yang mendidih pupuk. Sehingga walaupun sering di luar negeri akan tetapi ia banyak memberi pada ada negeri sendiri. Cinta tanah air bisa diwujudkan dengan berbagai berjuang mempertahankan kemerdekaan. Menjaga Negeri dari rongrongan orang itu kita juga bisa mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan. Sedangkan bagi pelajar cinta tanah air bisa diwujudkan dengan cara belajar maka kelak ia bisa membangun negeri ini. Jangan lupa untuk membaca pantun berbalas, pantun ajakan, dan pantun bucin. Semua pantun tersebut adalah pantun yang baru dibuat. Bukan pantun meniru orang lain. Yang terpenting untuk belajar adalah mengenal pantun nasehat, pantun agama, dan pantun teka-teki. Namun sekarang mari kita membuat pantun cinta tanah air. Pantun rakyat untuk tanah airnya sendiri. -000-1. Ramai sungguh Ramai sungguh di desa Gambir,Banyak orang membeli acar. Jika cinta tanah air,Mari kita rajin Jalan-jalan Jalan-jalan ke kota Banjar,Menginjak ranting yang berduri Jika engkau rajin belajar,Kelak bisa membangun Beri sedekahBeri sedekah pada pemintaMelihat orang mencari rusa. Negeri ini Negeri Tercinta,Kan ku Jaga sepanjang Sungguh putih Sungguh putih bunga melati,Indahnya tiada bisa terganti. Kubela negeri sepenuh hati,Walau harus sampai Ikan lezat Ikan lezat ikan berduri,Jatuh satu di atas kursi. Kalau kamu cinta negeri,Jangan sampai kamu Hari SeninHari Senin pasang bendera,Jalan-jalan melihat rusa. Telah berjuang pahlawan negara,Mempertahankan Burung daraBurung dara terbang ke awan,Waktu senja barulah pulang. Negeriku indah sangat menawan,Dicintai banyak Bunga mekarBunga mekar di sisi lembah,Kolam kecil tempat si ikan. Negeri di bangun susah payah,Jangan sampai engkau Keringat keluarKeringat keluar di atas dahi,Musim hujan masak keladi. Walaupun banyak Negeri singgahi,Negeri kita yang paling kucintai. 10. Gadis manisGadis manis tinggi semampai,Dari Palembang ke kota Dumai. Betapa indah dan Permai,Moga Negeriku selalu Tentang DesakuIndonesia terdiri dari banyak desa. Desa-desa di Indonesia sangatlah indah. Begitu pula di negara-negara Serumpun seperti Malaysia, Thailand, Singapura, maupun maupun Vietnam. Oleh karena itu banyak dari mereka mencintai biasanya. Karena di desa kita menemukan keindahan alam yang masih natural, keramahan penduduknya, dan keasriannya. 11. Jalan-jalanJalan-jalan ke kota Padang,Dari Padang ke Ujung Pandang. Terhampar luas sawah dan ladang,Sungguh indah untuk Air sungaiAir sungai warnanya bening,Tempat ikan tulang berduri. Tadi terhampar sudah menguning,Senang hati para Anak MelayuAnak Melayu makan petai,Kaki tersandung kena rantai. Nyiur melambai di tepi pantai,Pemandangan lautan dengan Madu manisMadu manis dari lebah,Hisap bunga yang merekah. Setiap pagi pergi ke sawah,Semoga panen membawa Tanah liatTanah liat tanah lempung,Bakar di atas asap jerebu. Hati rindu pulang kampung,Menemui ayah dan Manis rasanyaManis rasanya air tebu,Minum segelas di malam desa begitu menggebu,Ingatkan gadis yang Dinding rumahDinding rumah dari bata,Tersiram air yang berbusa. Walaupun hidup di tengah kota,Selalu rindu pada Waktu maghribWaktu maghrib terdengar adzan,Karunia Allah sungguh terbayang. Disanalah aku dilahirkan,Mendapatkan segenap kasih Kebun panenKebun panen buah labuh,Orang berkumpul makan-makan. Air mengalir sampai jauh,Berenang-renang si anak Benih ditaburBenih ditabur tuk disemai,Rintik hujan bergerenyai. Alam desa begitu permai,Penduduk hidup dengan damai. Cinta Tanah Air, Jaga Persatuan dan KesatuanKeutuhan sebuah bangsa ditentukan oleh persatuan dan kesatuan bangsa itu sendiri. Indonesia terlepas dari penjajahan karena bangsa bersatu. Mereka bahu-membahu berjuang demi kemerdekaan. Apabila persatuan dan kesatuan bangsa pecah maka negara itu pun akan pecah. Sudah banyak contoh negara-negara besar yang akhirnya terpecah belah. Apabila kita mengaku orang yang cinta tanah air dan bangsa, maka kita harus menjaga persatuan dan kesatuan. Pantun cinta tanah air di bawah ini sebagai pantun pendidikan bagi anak-anak. 21. Ikan emasIkan emas dalam telaga,Telaga luas tempat si angsa. Mari kita selalu menjaga,Persatuan kesatuan Bangun kitaBangun kita di waktu subuh,Sakit badan terasa sembuh. Bersatu kita akan teguh,Bercerai kita niscaya Dari SumedangDari Sumedang membeli tahu,Hendak digoreng dalam kancah. Para pahlawan bahu-membahu,Bersatu mengusir Bambu panjangBambu panjang dibuat galah,Bambu tumbuh di utara. Bila bangsa terpecah belah,Akan runtuh lah sendi Burung daraBurung dara di atas dahan,Membawa biji tuk dimakan. Apa gunanya bermusuhan,Bermusuhan itu Pagi hariPagi hari pergi bekerja,Alat kerja lupa dibawa. Walau musuh sekuat baja,Kita bersatu kan menang Membeli bajuMembeli baju jumlah lima,Baju bagus aneka warna. Saling menolong antar sesama,Hidup rukun dan Perahu layarPerahu layar di selat Malaka,Hendak berlayar ke tanah Jawa. Indonesia berbhineka Tunggal Ika,Berbeda-beda tetapi satu Air hujanAir hujan di dalam gentong,Air habis gentongnya bolong. Budaya kita bergotong-royong,Masuk ke jiwa tolong Kacang polongKacang polong jadi kecambah,Jatuh di bawah pohon kelapa. Budaya asing telah merambah,Budaya sendiri jangan Cinta NKRINegara Kesatuan Republik Indonesia merupakan salah satu negara yang besar. Wilayahnya sangat luas. Penduduknya banyak. Dan kekayaannya melimpah. Semua itu merupakan anugerah dari Allah Yang Mahakuasa. Oleh sebab itu, kita harus mensyukurinya dengan cara menjaga kedamaian bangsa. 31. Sungguh harumSungguh harum mangga kueni,Mangga kueni lezat rasanya. Betapa indah negeri ini,Terhampar luas di Gunung tinggiGunung tinggi dari batu,Masuk rimba bisa hilang. Negeri ini harus bersatu,Menggapai masa depan yang Maluku banyakMaluku banyak rempah-rempah,Lewat laut naik ke berlimpah limpah,Agar rakyat hidup sejahtera. 34. Mentari senjaMentari senja telah tenggelam,Burung pulang ke dalam hutan. Budaya negeri beraneka ragam,Marilah kita Sepatu dipakaiSepatu dipakai di ujung kaki,Agar tak tertusuk oleh duri. Usah saling mencaci maki,Kepada sesama anak Batu kaliBatu kali batu yang keras,Genggam di tangan nanti lepas. Jadilah anak yang pandai cerdas,Kelak bangsa akan Bambu dimakanBambu dimakan oleh panda,Dari selatan hingga utara. Cinta tanah air dalam dada,Tak akan dijual ini negara. 38. Sungai kecilSungai kecil banyak ikan,Ikan dari tepi rawa. Di sini kita dibesarkan, Di negara teramat kaya. 39. Ikan cakalangIkan cakalang ikan teri,Kalau dimasak enak rasanya. Mari jaga NKRI,Agar utuh selamanya. 40. Air sabunAir sabun pasti berbusa,Untuk mencuci baju celana. Cinta tanah air dan bangsa,Jagalah negara dari bala bencana.
Home PPKn Upaya membina persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari antara lain…Selalu menerima pendapat dari orang lainMengendalikan sikap dan tutur kataMemelihara diri terhadap pengaruh asingBersikap rendah diri dalam pergaulanPembahasanPersatuan dan kesatuan harus dibina. Perlu adanya sikap dan tindakan yang menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satu upaya membina persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari antara lain mengendalikan sikap dan tutur telah berkunjung ke Semoga membantu.
pantun tentang persatuan dan kesatuan