Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu bertanya pula (2) a. Perbedaannya adalah 1. Talibun Pertama karena Talibun tersebut bersajak a β b - c a β b β c 2
Sudah gaharu cendana pula sudah tahu bertanya pula. kura-kura dalam perahu pura-pura tidak tahu. gelatik di pohon jati cantik itu yang baik hati. gelatik mematuk ubi cantik itu yang berbudi. gelatik dalam rumah cantik itu yang ramah. Sayur kangkung sayur pepaya Kalau bingung tanya ahlinya. Contoh Puisi Lama Seloka. Untuk apa punya belati Jika
6. Sudah gaharu cendana pula. Sudah tahu masih bertanya pula. 7. Beli manggis di kampung Dukuh. Tiada berarti cantik kalau angkuh. 8. Sebab pulut santan binasa. Sebab mulut badan binasa. 9. Kelapa diparut enak rasanya. Biar perutnya gendut baik hatinya. 10. Ke Mekah untuk iktikaf. Kalau salah, minta maaf. 11. Good morning selamat pagi. Gigi
Itu sebabnya kemudian seolah-olah pantun dua baris sehingga dinamakan pula pantun dua seuntai. Contoh Pantun Kilat/ Karmina: "Gendang gendut, tali kecapi Kenyang perut, senanglah hati Pinggan tak retak, nasi tak ingin Tuan tak hendak, kami tak ingin Sudah gaharu, cendana pula Sudah tahu, bertanya pula" 3. Pengertian Gurindam
memakai bentuk pantun atau syair, kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis. lebih dari empat baris. Kata "seloka" diambil daribahasa Sanskerta,sloka. Contoh seloka 4 baris: Sudah bertemu kasih sayang. uduk terkurung malam siang!ingga setapak tiada renggang. ulang sendi habis bergun#ang. Contoh seloka lebih dari 4 baris: Baik budi
Vay Tiα»n Nhanh Ggads.
pantun sudah gaharu cendana pula